Kehadiran Platform Digital PaDi UMKM Demi Kemajuan Ekonomi Indonesia!

Sudahkah Anda mengetahui sebuah platform yang hadir di tahun 2020 ini? Tentu banyak sekali platform digital yang menghiasai dunia digital saat ini.

Tetapi ada yang menarik di tahun 2020 ini dimana ada sebuah platform digital yang menjadi tempat pengadaan barang dan jasa BUMN, platform ini bernama PaDi UMKM singkatan dari Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Platform ini diisi oleh ribuan UMKM yang ada di seluruh Indonesia. Di bulan Oktober lalu, tercatat sudah ada sekitar 27 ribu unit UMKM yang bergabung dengan PaDi UMKM.

Diharapkan ke depannya akan ada banyak UMKM yang bergabung dengan PaDi agar menambah variasi produk barang maupun jasa yang ditawarkan kepada pihak BUMN.

Perlu diketahui, bahwa marketplace ini didirikan berkat kolaborasi Kementerian BUMN, Kementerian UMKM dan juga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. Diharapkan kolaborasi ini menjadi salah satu langkah awal penguatan ekonomi secara nasional.

PaDi UMKM juga didukung oleh marketplace  yang sudah lama berdiri sebut saja Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Blibli dan juga Shopee. Jadi, bagi UMKM yang telah memiliki toko di 5 marketplace tersebut dapat melakukan pengeloaan terpusat.

Pengelolaan terpusat adalah satu fitur yang dihadirkan PaDi UMKM. Jadi, Anda tidak perlu lagi mengelola produk dan pesanan Anda di banyak tempat. Cukup melalui PaDi UMKM, Anda bisa memproses pesanan yang toko Anda terima di 5 marketplace tadi.

Sejauh ini, memang belum semua BUMN terlibat dalam proses transaksi yang ada di PaDi UMKM. Tapi diharapkan di tahun 2021 nanti adanya peningkatan transaksi BUMN kepada UMKM agar dapat meningkatkan dan menguatkan ekonomi nasional.

Anggaran Kementerian BUMN yang menurun 101 miliar di tahun 2021 nanti juga nanti patut menjadi perhatian banyak pihak. Tapi bukan berarti anggaran belanja BUMN menurun. Kita harus bisa membedakan antara BUMN dan juga Kementerian BUMN.

BUMN tentu memiliki anggaran yang berbeda dengan Kementerian BUMN. Karena BUMN yang sudah berjalan sudah memiliki modal dan keuntungan sendiri, walaupun semua kebijakannya harus inline dengan Kementerian BUMN dan juga pemerintah pusat.

Dengan adanya PaDi UMKM ini, diharapkan dapat membuka jalan kesuksesan UMKM untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas di tengah Covid-19. Karena keselamatan UMKM sangat berdampak besar kepada Indonesia, seperti contoh yang terjadi pada tahun 1998 dimana UMKM bisa membuat Indonesia bangkit dari krisis moneter yang terjadi.

Keuntungan juga tentunya diberikan kepada pihak BUMN. Banyak sekali keuntungan yang diberikan BUMN dengan hadirnya PaDi UMKM. Pertama, penggunaan biaya pembelanjaan dari masing-masing BUMN menjadi lebih terperinci dan lebih aman karena seluruh proses transaksi dilakukan secara online dan seluruh pembiayaan dilakukan dengan non-tunai.

Kedua, PaDi UMKM juga memudahkan dan mempercepat proses transaksi pengadaan barang dan jasa BUMN karena tidak perlu dilakukan dengan cara bertatap muka.

Oleh karena itu, kehadiran platform pengadaan barang dan jasa BUMN ini akan memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia ke depannya.