Fungsi Kalimat dan Kata Kerja Imperatif

Dilihat dari penjelasan pengertian imperatif di atas, maka bisa disimpulkan jika keberadaan dari kata kerja imperatif digunakan pada kalimat perintah atau instruksi. Keraf menjelaskan jika penuturan yang menggunakan kata kerja imperatif bisa disampaikan dalam bentuk menuntut tanggapan maupun reaksi.

 

Dimana tanggapan tersebut bisa dalam bentuk reaksi verbal maupun nonverbal hingga pada akhirnya bentuk reaksi tersebut bisa menimbulkan sebuah tindakan tertentu. Secara mudahnya, fungsi dari kalimat imperatif adalah untuk meminta seseorang bertindak maupun melakukan sesuatu.

 

Nah, untuk penjabaran dari fungsi kalimat dan kata kerja imperatif adalah sebagai berikut ini.

 

Baca Juga : Biaya Publikasi Jurnal Internasional

 

1. Memberikan Sebuah Larangan

 

Fungsi dari kalimat imperatif bukan hanya berhubungan dengan perintah saja. Namun fungsi lain dari kalimat imperatif adalah sebagai sebuah larangan dalam melakukan sesuatu. Tentunya sebuah larangan tersebut juga berhubungan dengan hal-hal yang sebaiknya dihindari.

 

Berikut ini adalah contoh kalimat imperatif dengan fungsi sebuah larangan.

 

“Jangan makan tergesa-gesa!”

Alasan: Makan tergesa-gesa dapat menyebabkan kita dapat tersedak bahkan hingga lidah tergigit.

“Jangan berisik di tengah malam!”

Alasan: Berisik di tengah malam dapat mengganggu orang lain yang tengah beristirahat.

“Jangan membaca di tempat yang gelap!”

Alasan: Membaca di tempat yang gelap dapat menyebabkan mata kita sakit dan sulit fokus.

 

2. Memberikan Sebuah Komando

 

Sebelumnya telah dijelaskan jika kalimat imperatif menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI berhubungan dengan perintah serta komando. Fungsi komando pada kalimat imperatif lebih bersifat pada sesuatu yang formal dan biasanya akan digunakan oleh mereka yang memiliki jabatan tertentu.

 

Lalu, contoh dari kalimat imperatif dengan fungsi komando adalah sebagai berikut ini.

 

“Lakukan serangan di malam hari dengan taktik yang telah kita pelajari selama ini!”

“Segera kepung benteng lawan supaya tujuan kita berhasil!”

“Kerjakan saja apa yang telah diperintahkan kepada kalian!”

 

3. Menyampaikan Sebuah Isyarat

 

Kalimat imperatif bisa berfungsi untuk menyampaikan sebuah isyarat atau sebuah kode kepada lawan bicara. Dimana keberadaan dari isyarat maupun kode ini biasanya akan dipahami oleh lawan bicara saja.

 

 

“Tidak perlu ragu, jika kamu suka, ambil saja!”

“Makanlah sesuatu yang kamu suka!”

“Belilah apa yang kamu inginkan!”

Jika dilihat dari beberapa contoh di atas, menurut konteksnya isyarat adalah sesuatu yang hanya mampu dipahami oleh lawan bicara dan pembicara saja. Sedangkan orang lain yang diluar lawan bicara maupun pembicara biasanya tidak akan memahami sesuatu yang disampaikan melalui kalimat imperatif dengan fungsi isyarat tersebut.

 

4. Memberikan Sebuah Perintah

 

Secara umum kalimat imperatif memang memiliki fungsi untuk memberikan perintah kepada lawan bicara agar bisa melakukan sesuatu yang diinginkan oleh pembicara. Kalimat imperatif dengan fungsi perintah akan disertai kalimat tertentu seperti Mohon, Tolong, Ayo, Harap, Hendak agar tetap memiliki kesan halus dan sopan.

 

5. Menawarkan Sebuah Ajakan

 

Keberadaan dari kalimat imperatif juga bisa memiliki fungsi sebagai sebuah ajakan. Pada fungsi inti kalimat imperatif hampir sama seperti kalimat persuasif. Meski begitu khusus untuk kalimat imperatif lebih berfungsi menawarkan ajakan namun dalam konteks yang lebih umum.

 

Agar lebih mudah paham, berikut adalah contoh dari kalimat imperatif dengan fungsi ajakan.