4 Upaya Mencegah Berat Bayi Lahir Rendah

Kondisi bayi dengan berat bayi lahir rendah (BBLR) disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Salah satunya adalah bayi yang lahir secara prematur. Namun, ada pula karena ada gangguan sejak awal seperti penyakit bawaan. Faktor lain adalah pengaruh kesehatan ibu ketika sedang mengandung sang buah hati.

Upaya Mencegah BBLR

Untuk faktor pertama dan terakhir yaitu bayi lahir prematur serta pengaruh kesehatan bayi, sebagai orang tua, Anda bisa mengupayakan bagaimana agar bisa selalu hidup sehat. Berikut adalah beberapa upaya untuk mencegah BBLR:

1.     Konsumsi Asam Folat dan Protein

Asam folat atau vitamin B9 merupakan salah satu vitamin yang sangat penting untuk ibu hamil agar bayi terhindar dari cacat yang mencederai saraf serta otak bayi. Beberapa jenis cacat yang bisa dicegah dengan konsumsi asam folat adalah bibir sumbing dan cacat tabung saraf.

Cacat tabung saraf menyebabkan beberapa kelainan pada bayi sehingga bayi akan mengalami infeksi otak, sulit berjalan, dan juga infeksi saraf tulang belakang. Vitamin B9 dikonsumsi melalui suplemen vitamin, susu kehamilan, dan juga makanan yang mengandung asam folat seperti sayuran hijau, telur, buah bit, dan polong-polongan.

Protein merupakan nutrisi yang sangat penting untuk mengembangkan otot, tulang, jantung, mata, kulit, dan hati pada janin di rahim ibu. Cukupilah kebutuhan protein harian Anda agar bayi terhindar dari komplikasi penyakit pada organ tersebut.

2.     Menjaga Kesehatan Mental

Emosi dan stres sangat mempengaruhi kondisi kehamilan. Ketika hamil, mood memang bisa saja naik turun karena pengaruh perubahan hormon. Untuk mengatasi ini, olahraga merupakan salah satu cara mengatasinya.

Namun, apabila gangguan kesehatan mental datang dari luar perubahan hormon, misalnya dari faktor luar seperti kondisi lingkungan yang menekan, maka lebih baik Anda segera meminta bantuan.

Selalu diskusikan masalah emosi dan kesehatan mental ini dengan pasangan Anda. Keseimbangan mental ibu sangat mempengaruhi bayi yang ada di kandungan. Ketika sang ibu tertekan, hal ini memicu pelepasan hormon yang menyebabkan kontraksi. Akibatnya, bayi bisa lahir secara prematur dan risiko berat bayi lahir rendah.

3.     Rutin Cek Kesehatan jika Memiliki Penyakit Bawaan

Cek kesehatan rutin untuk ibu hamil sangat penting, apalagi jika Anda memiliki penyakit bawaan. BBLR bisa terjadi karena sang ibu memiliki penyakit bawaan, misalnya adalah diabetes atau tekanan darah tinggi.

Apabila mengidap dua penyakit tersebut, Anda harus sering melakukan pengecekan rutin. Dari pengecekan ini, Anda akan mengetahui apa yang kurang dan apa yang harus dipenuhi untuk keseimbangan Anda dan juga bayi.

4.     Tidak Melakukan Aktivitas Fisik Berat

Bayi prematur yang lahir sebelum waktu kelahiran akan memiliki berat badan kurang dari 2,5kg. Berat tersebut merupakan berat rata-rata bayi yang lahir secara normal. Agar tidak lahir prematur, salah satu yang bisa ibu lakukan adalah tidak melakukan aktifitas fisik yang berat. Terlebih jika Anda memiliki penyakit bawaan.

Berat bayi lahir rendah tidak hanya menandakan menurunnya kondisi kesehatan ibu. Jika Anda mengandung bayi kembar, kemungkinan BBLR juga bisa terjadi. Oleh karena itu, rutinlah melakukan konsultasi dan pengecekan kandungan.