4 Tahap Perkembangan Bahasa Anak Yang Harus Dipahami Oleh Bunda

Masa keemasan anak tentu tidak bisa terlepas dari pertumbuhan dan perkembangan. Selain pertumbuhan yang dapat diukur secara angka dan perkembangan dengan perubahan perilaku nyatanya terdapat hal penting yang juga wajib dimiliki oleh setiap anak. Hal tersebut merupakan bahasa sebagai alat komunikasi.

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh anak untuk mengekspresikan perasaan, menerima pikiran dan perasaan, hingga berpikir. Sehingga perkembangan kebahasaan anak tidak bisa disepelekan begitu saja.

Perkembangan bahasa anak nyatanya dimulai sejak dini yakni pada saat usianya di atas 1 tahun. Mengingat di waktu ini si kecil sudah mulai bisa mengekspresikan kata-kata sederhana. Di mana tahap perkembangan bahasa seorang anak nyatanya cukup komplek dan berbeda masing-masing anaknya. Berikut tahapan wajib perkembangan bahasa anak yang harus diketahui oleh orang tua.

  1. Usia 0 Hingga 12 Bulan

Tahapan perkembangan bahasa anak dimulai sejak si kecil memasuki usia 0 hingga 12 bulan. awal mulanya si kecil hanya dapat mendengar dan memberikan respon pada setiap suara yang ia dengar. Respon yang diberikan pun masih terbatas pada ekspresi muka saja mulai dari tersenyum hingga cemberut.

Setelah itu, si kecil akan mulai merespon suara yang ditangkap dengan mengulangi konsonan atau vocal dari setiap kata yang didengar. Ia juga mulai memahami setiap perintah verbal dan mulai mengetahui arah suara yang datang.

  1. Usia 1 Hingga 2 Tahun

Tahapan selanjutnya bagi kebahasaan si kecil saat memasuki usia 1 hingga 2 tahun adalah mampu mehami kata-kata tunggal atau sederhana. Setelah mampu memahami, maka si kecil akan mulai memproduksi kata tersebut.

Tahapan usia ini si kecil mulai aktif menunjukkan bagian kata-kata tubuh layaknya hidung, mata, tangan, kaki, telinga, dan bagian-bagian tubuh lainnya. Tidak hanya itu, si kecil juga mulai aktif memahami kata-kata sambil menirukan perintahnya layaknya tepuk tangan serta pengambilan mainan.

  1. Usia 2 Hingga 3 Tahun

Tahapan perkembangan bahasa selanjutnya adalah saat si kecil memasuki usia 3 tahun. Tahapan ini harusnya si kecil sudah mampu memahami kata sederhana dan memahami kalimat beserta mengulanginya. Di usia ini juga si kecil akan mampu mengingat nama orang di sekitarnya layaknya orang tua, nama hewan, hingga nama benda di sekelilingnya.

Tahapan ini juga biasanya ditandai dengan si kecil yang mulai dapat merangkai kata-kata sederhana layaknya mama mau makan atau pun kata-kata lain. intinya si kecil sudah mulai bisa menyambungkan antara satu kata dengan kata lain untuk membentuk kalimat yang padu.

  1. Usia 3 Hingga 4 Tahun

Tahapan ini si kecil sudah mulai mampu bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya. Biasanya dicirikan dengan kemampuan berbahasa yang semakin banyak dan membaik. Daftar kosakata yang mampu untuk diucapkan juga bertambah seiring waktunya.

Pada tahapan ini si kecil mulai mampu mengingat ama teman di sekolah, merangkai kalimat, hingga bernyanyi lagu kesukaan. Pada tahapan ini juga si kecil sudah mampu diajak berkomunikasi dan menjawab pertanyaan.

Dalam mendampingi masa pertumbuhan anak orang tua tentu harus selalu mendampinginya. Selain itu, orang tua juga harus menyediakan gizi seimbang bagi anak untuk mendukung tumbuh kembangnya. Salah satunya menggunakan Nutriclub yang memiliki gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan si kecil.